Ayat-Ayat yang Melarang Perjudian Seperti di Serverqiu

Dalam Islam, tentu segala bentuk perjudian, termasuk yang disediakan di Serverqiu sudah pasti diharamkan hukumnya. Namun tahukah Anda surat-surat apa saja yang menyebutkan tentang larangan tersebut? Di dalam Al-Qur’an, disebutkan tentang “maysir” dan berasal dari kata “yusr” yang memiliki arti kemudahan, mengacu pada uang atau barang yang diperoleh atau hilang dengan mudah dalam perjudian. 

 

Dan dari segi hukum mu’amalah, sudah jelas bahwa maysir adalah sesuatu yang diharamkan bagi umat islam, termasuk yang ada di Serverqiu. Sedangkan menurut KBBI atau Kamus Besar Bahasa Indonesia, berjudi memiliki arti mempertaruhkan sejumlah uang atau harta dalam permainan tebakan berdasarkan kebetulan dengan tujuan mendapatkan uang atau harta yang lebih besar daripada jumlah semula.

 

Dari pengertian-pengertian di atas, tentu Anda sudah mendapat gambaran besar, hal-hal seperti apa saja yang bisa disebut dengan berjudi. Nah, selanjutnya kami akan menunjukkan beberapa surat Al-Qur’an yang menjelaskan mengenai larangan berjudi, termasuk dalam Serverqiu:

 

  1. QS. Al Maidah: 90

Allah SWT berseru kepada orang-orang beriman melalui ayat ini, bahwa sesungguhnya meminum khamar, berjudi, mengundi nasib dengan panah adalah termasuk perbuatan setan, sehingga muslim diminta untuk menjauhi perbuatan-perbuatan tersebut. Dijelaskan dalam ayat ini untuk menjauhinya agar mendapat keberuntungan.

 

  1. QS. Al Maidah: 91
  2. Al-Maidah ayat 91 ini merupakan kelanjutan dari ayat 90 yang membahas tentang pelarangan berjudi. Dinyatakan bahwa setan akan selalu bermaksud untuk menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara manusia-manusia yang meminum khamar atau alkohol, serta berjudi.

 

  1. QS. Al Maidah: 2

Kita diperintahkan oleh Allah SWT dalam ayat ini agar kita saling tolong-menolong dalam mengerjakan kebajikan dan takwa. Tolong-menolong yang dimaksud bukanlah dalam perbuatan dosa dan pelanggaran, seperti perjudian.

 

  1. QS. Al-Baqarah ayat 168

Tertulis firman Allah dalam ayat ini kepada umat manusia, untuk selalu memakan yang halal dan baik dari apa yang terdapat di bumi. Janganlah kita mengikuti langkah-langkah setan yang bisa membawa kita dalam kesesatan.

 

  1. QS. Al-Mu’minun ayat 51

Melalui ayat ini Allah berfirman kepada kaum mukminin untuk memakan dari yang baik-baik dan kerjakan amal-amal salih. 

 

  1. HR. Muslim 1015 

Dalam hadits ini dijelaskan ketika Rasulullah bertemu dengan seseorang yang berdoa, yang padahal makanan, minuman, dan pakaian orang itu berasal dari sesuatu yang haram. Seseorang yang dikenyangkan dari yang haram doanya tak akan terkabul.

 

  1. HR. Tirmidzi 614

Hadits ini menjelaskan bahwa sesungguhnya daging badan yang tumbuh berkembang dari sesuatu yang haram akan berhak dibakar dalam api neraka. Ini adalah hukuman yang paling absolut bagi siapapun yang terlibat dalam sesuatu yang mengandung unsur perjudian, termasuk judi modern seperti Serverqiu.

 

  1. QS. Al Maidah: 2

Dalam QS. Al-Maidah ayat 2 juga disinggung agar kita menjauhi tolong-menolong dalam perbuatan dosa dan pelanggaran. Pertemanan dalam lingkup Serverqiu juga diharamkan dalam hal ini, apalagi jika sampai saling bekerja sama untuk menjatuhkan. Pun uang yang didapatkan dari perjudian adalah harta yang haram dan tidak membawa berkah sedikit pun.

 

  1. QS. Al Hujurat: 9

Dalam QS. Al-Hujurat ayat 9, disebutkan bahwa Allah SWT. mencintai orang-orang yang berlaku adil. Dalam perjudian, apapun bentuknya, tentu saja jauh sekali dari tindakan adil. Seorang bandar bisa saja melakukan manipulasi dan penipuan agar para pemain tidak mendapatkan kemenangan. Terutama dalam perjudian Serverqiu, pemrograman permainan judi dapat dengan mudah sekali diatur, tanpa sepengetahuan pemain.

 

Perjudian sudah Dilarang sejak Zaman Jahiliyah

Tahukah Anda, bahwa sebelum ada jenis judi Serverqiu, perjudian sebenarnya sudah ditemukan ribuan tahun yang lalu, jauh sebelum Islam datang sebagai penanda masa yang lebih terang. Sekitar 3500 sebelum masehi, bangsa Mesir kuno dan Yunani sudah bermain judi dengan melempar astragali (tulang kecil di bawah tumit domba dan anjing) dan bertaruh atas itu. Aktivitas ini tergambar dalam bukti lukisan makam dan gambar keramik.

 

Setelah Islam datang dan Al-Qur’an diturunkan, perjudian menjadi salah satu perilaku masyarakat Jahiliyah yang diharamkan. Perjudian itu kemudian dibagi menjadi dua bentuk. Yang pertama adalah Al-Mukhatarah, yaitu jenis perjudian di mana dua laki-laki melakukan permainan dan bertaruh atas harta dan istrinya. Siapa yang memenangkan permainan akan mendapatkan harta dan istrinya dan berhak memperlakukannya dengan sekehendak hati.

 

Yang kedua adalah Al-Tajzi’ah, yakni bentuk perjudian di mana ada 10 orang laki-laki yang bermain kartu dari potongan kayu dan memasang taruhan untuk mendapatkan daging unta. Permainan ini diketahui telah memicu kabilah-kabilah atau berbagai suku untuk saling mengejek, berselisih. Tak jarang ketersinggungan itu bahkan menyebabkan perang antar kabilah.

 

Sejak munculnya Islam, Al-Qur’an turun dan memberikan pencerahan terhadap permasalahan umat ini. Allah SWT berfirman mengenai perjudian melalui ayat-ayat kitab suci dan menyebutkan beberapa kata maysir” atau “judi” dalam bahasa Indonesia.

 

Perjudian, Dulu dan Kini

Ditinjau dari pengertiannya sendiri, baik judi yang terjadi di zaman Jahiliyah maupun saat ini, keduanya sama-sama mendatangkan mudharat. Di sinilah peran Islam sebagai petunjuk bagi umat manusia agar menemukan jalan yang benar. Perjudian di Serverqiu ini dilarang oleh Allah SWT dan melenceng dari ajaran Rasulullah adalah karena perjudian ini dapat menyebabkan seseorang lupa pada Tuhan-Nya dan lalai dalam ibadah. Yang kedua, perjudian ini juga dapat menyulut permusuhan dengan sesama umat manusia.

Nah, demikian tadi pembahasan tentang bagaimana perjudian seperti di Serverqiu dilarang oleh Islam, terlihat dari ayat-ayat di dalam Al-Qur’an. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *