situs slot online – Apakah kamu pernah mendengar kalimat “tidak ada orang yang kaya dengan cara berjudi setiap hari” ?

Kalimat tersebut bukan sekedar kalimat motivasi untuk meninggalkan judi namun juga terbukti secara nyata bahwa judi memang tidak bisa membuat kaya seseorang. Nah, jika kamu ingin melepaskan diri secara utuh dari kecanduan judi online cobalah ikuti tips di bawah ini!

  1. Niat Meninggalkan

Mungkin yang paling sulit adalah niat meninggalkan secara total, tapi bisa diterapi secara perlahan. Kamu bisa sedikit membatasi judi online dengan banyak tidur dahulu karena bermain judi online membuat mata lelah dan pikiran berat bahkan pusing. Bulatkan niat untuk tidur lebih lama dahulu, jika sudah berhasil maka kamu bisa mengalihkan bermain ke acara tidur secara maksimal. Satu lagi, bentuk doktrin diri bahwa judi hanya membuang waktu saja dan tidak ada manfaat baiknya, jika masih sulit tulislah di kertas besar dan dipasang di dinding.

  1. Konsultasi Ke Teman Yang Baik

Kamu butuh teman yang baik untuk keluar dari lingkup syaitan ini, tentunya teman yang baik  situs slot online adalah teman yang beragama lebih kuat seperti Ustad, Kyai, penghafal Kitab Suci Al-Qur’an atau minimal teman yang tidak pernah bermaksiat. Utarakan maksud dan niatmu untuk bisa keluar dari lingkaran judi online. Teman yang baik akan mencoba membantumu tanpa pamrih atau minta imbalan.

  1. Mendekat Ke Tuhan 

Mendekatkan diri ke tuhan memang tergantung dari kamu sendiri dan pembawa yakni teman salah satunya, namun kamu bisa mencoba datang ke tempat ibadah untuk duduk termenung dahulu dan mengikuti gerakan shalat wajib. Rutinkan aktivitas religi ketika kamu mulai jenuh dan mencoba untuk membuka kembali kenangan judi online. Dalam hal ini, usahakan untuk berdoa agar kamu dijauhkan dari perilaku judi yang merugikan.

  1. Buang Fasilitas Judi Online

Judi online adalah permainan di dunia virtual atau maya dengan bantuan aplikasi di ponsel. Kamu bisa hapus aplikasi judi online dan membuang serba serbi data yang berhubungan dengan judi. Tidak mungkin jika kamu harus membuang ponsel pintarmu kan?

Cukup hapus dan jangan pernah untuk mengunduh aplikasi judi, alihkan dirimu dengan membaca buku atau artikel yang sekiranya manfaat terutama hal keimanan agama.

  1. Perbanyak Aktivitas Positif

Aktivitas positif ini bisa berupa bekerja, olahraga, bermain dengan keluarga, atau memancing. Buat daftar harian sekiranya kamu free di rumah. Buang jauh-jauh pikiran untuk kembali membuka situs judi online dengan mengalihkan perhatian setiap kali tertarik untuk kembali. Semakin banyak kesibukan positif maka semakin kecil kemungkinan untuk kamu bermain judi online.

  1. Minta Dukungan Keluarga

Jujur dengan keluarga jika kamu sempat terjerumus ke dalam game judi online. Mereka akan mendukung penuh agar kamu bisa meninggalkan total permainan judi. Jangan enggan atau malu saat jujur terutama kepada pasangan atau orang tua. Mungkin di awal kejujuran kamu akan dijauhi atau ditegur, dimarahi namun itu adalah resiko yang harus kamu tanggung. Jangan putus asa, yakinlah keluarga akan selalu membantu.

  1. Jauhi Akses Judi 

Akses judi tidak selalu dari aplikasi di dalam ponsel pintar, bisa juga pergaulan dan tekanan hidup. Misalnya, kamu mengalami kesulitan keuangan maka usahakan untuk bekerja lebih giat, kamu pasti tahu teman yang suka bermain judi online maka sebaiknya batasi dan kurangi jam bergaul dengan mereka. Semua akan kembali normal jika kamu memiliki niatan kuat dan beberapa poin di atas mencoba untuk diterapkan.

Dalam pandangan agama islam, hukum judi online menurut islam atau offline tetaplah haram dan tidak diperbolehkan. Hasil dari judi (jika menang) tidak akan diterima oleh allah swt, dan juga darah yang mengalir dari judi bersifat kekal haram. Untuk membersihkan darah yang terlanjur mengandung hasil judi adalah melepaskan semua rejeki dari judi dan memulai dengan rejeki yang halal dan berkah. Allah swt telah menjamin umatnya yang tawakal dengan jalan rejeki yang tak terduga, jika kamu yakin akan hal itu maka percayalah judi tidak akan masuk ke dalam hidup kamu.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *