PKV Games – Pada prinsipnya semua permainan akan menjadi hal biasa yang memiliki tujuan dan fungsi yang sama. Namun agaknya statement yang satu itu, tidak cocok dan sangat bertolak belakang dengan apa yang terjadi dan dimiliki oleh satu jenis permainan yang kali ini akan kita bahas tentunya. Ialah judi, yang sudah bisa kami jamin tidak akan pernah asing lagi ditelinga kamu semua, meskipun kamu bahkan belum pernah memainkannya.

Judi, meskipun sudah terlahir sebelum negara Indonesia seberkembang sekarang ini, namun hingga kini kehadirannya tak pernah diangap legal dan disahkan tentunya. Hal tersebut memang sudah menjadi hal biasa dan sudah tentu diketahui oleh semua warga negara Indonesia. Judi memang menjadi satu jenis permainan haram yang banyak dilarang oleh agama. Hal itu juga kemudian dilakukan di hokum yang ada dan kemudian diberlakukan di Indonesia.

Semua orang memang tahu jika judi sudah menjadi permainan terlarang, prakteknya juga termasuk illegal karena memang tak berizinkan hokum formal yang sah. Terlahir dan kemduian menjadi jenis permainan yang mengundang banyak kecaman, membuat judi banyak dimainkan secara sembunyi-sembunyi. Ialah cara bermain judi secara konvensional atau tradisional, meskipun sekarang ini sudah banyak bermain judi online, namun hal tersebut tetap menyebabkan adanya hukum larangan judi di Nusantara.

Hokum larangan perjudian yang memang sangat mengekang secara keras, segala macam hal yang berhubungan atau berkaitan dengan praktek perjudian. Tentu memiliki alasan yang sudah pasti telah diketahui oleh kita bersama. Permainan yang satu ini, tidak akan pernah mendapatkan toleransi perihal izin main legal, karena memang hal tersebut akan menjadi hal mustahil yang akan dilakukan oleh pemerintah.

Haram, illegal, merugikan, dan tak pantas dimainkan agaknya akan menjadi sebutan yang sangat tepat bagi permainan judi. Sebutan-sebutan itu kemudian menjelma menjadi title dari judi yang akan sulit dihilangkan, sampai kapanpun dari tanah air. Adanya hukum larangan judi di Nusantara menjadi bukti autentik, jika memang pemerintah melarang dengan sangat keras permainan ini dilakukan. bahkan dalam kitab undang-undang dasar terdapat kiranya lebih dari satu pasal yang mengatur secara gamblang perihal pelarangan permainan ini.

Diharapkan adanya hokum ini, memang bisa menjadi senjata untuk menghancurkan dan meluruhkan semua niatan dan praktek perjudian pkv games di tanah air. Meskipun memang sampai saat ini masih saja ada orang yang tak menghiraukannya. Tetapi, jika memang pemerintah dibantu apparat berwenang turun tangan, selalu ada saja pemain judi yang ketangkap basah tengah melakukan tindah pelanggaran yang satu ini.

Mereka yang sudah tertangkap, dan terbukti sebagai pelaku tindak permainan judi terlarang, yang kemudian sudah jelas memiliki hukum larangan judi di Nusantara. Nantinya akan diganjar hukuman yang sesuai dan juga setimpal dengan apa yang mereka lakukan. Melewati persidangan hingga akhirnya divonis secara sah oleh hakim, akan menjadi bagian dari proses persidangan bagi para pelaku pelanggaran.

KUHP tau kitab undang-undang hokum pidana, juga sudah sangat jelas dan transparan mengatur perihal permainan judi yang dilanggar ini. Tak hanya itu, pada sejumlah pasal yang tak termasuk KUHP atau diluar KUHP, juga masih terdapat sejumlah pasal yang memiliki pokok pelarangan dari simpulan atau tafsiran isi yang sama, yakni perihal judi.

Terangnya saja pada KUHP yang telah jelas tertuang secara resmi dalam pasal 303 dan juga bahkan dalam pasal 3030bis KUHP. Tak berhenti sampai disitus saja, hukum larangan judi di Nusantara ini juga kemudian berhasil diperkuat dari adanya pasal yang tertuang dalam undang-undang no 7 tahun 1974. Dalam pasal tersebut lebih fokus membahas atau juga memberikan pelarangan perihal penertiban judi. Dalam siisnya mengatakan jika memang yang disebut perjudian adalah segala sesuatu bentuk perjudian secara konvensional sebagai pokok aturannya.

Jika tadi lebih foksu kepada judi yang bersifat non daring atau jga konvensional, dalam aturan lainnya, undang-undang no 11 tahun 2008, lebih berfokus pada pelarangan jenis permainan judi yang lebih canggih atau dalam jaringan. Tentang informasi dan transaksi elektronik (ITE), kemudian berhasil disahkan dan juga tentunya diatur dalam sebuah pasal 27 ayat (1), serta dalam pasal 45 ayat (1).

Dalam undang-undang tentang penertiban perjudian yang setidaknya memiliki lima pasal, yang masuk dalam kategori hukum larangan judi di Nusantara. Dalam pasal 1 menyatakan dengan sangat jelas dan tanpa adanya halangan jika memang segala macam tindak pidana perjudian sebagai sebuah kejahatan.

Pada pasala 2 yang berisikan tentang perubahan dari pasal 303 ayat (1) KUHP, yang awalnya menetapkan ancaman hukuman penjara bagi pelaku adalah selama-lamanya mencapai dua tahun delapan bulan, serta tentunya akan dikenakan denda paling banyak adalah 90 ribu. Kemudian diketahui telah dirubah menjadi hukuman kurungan penjara paling lama sepulih tahun, atau juga denda yang ada berubah menjadi sebanyak-banyaknya 25 juta.

Lebih lanjut, dalam pasal tiga kemduian merubah ancaman hukuman yang awalnya tertuang dalam pasal 542 ayat (1) KUHP. Pada awalnya hukuman kurungan atau penjara selama paling lama satu bulan atau juga harus membayarkan denda paling banyak mencapai Rp. 4.500. akhirnya diketahui dirubah menjadi hukuman kurungan penjara selama 4 tahun lamanya, atau juga denda paling banyak mencapai angka 10 juta. Itu menjadi sejumlah bukti jika memang hukum larangan judi di Nusantara benar-benar ada, bahkan secara tegas lebih diperjelas dan dibuat lebih keras.

Demikian sejumlah informasi yang bisa kami bagikan perihal hukum larangan judi di Nusantara, serta sejumlah pasal dalam undang-undang yang memang diharapkan bisa menjadi hukuman agar membuat semua pemainnya jera

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *